Yogyakarta, 7 Januari 2026 – Perusahaan teknologi pendidikan, PT. EDUCA SISFOMEDIA INDONESIA / EDUCA STUDIO, melakukan kunjungan strategis ke Institut Seni Indonesia (ISI) Yogyakarta untuk melakukan pertemuan dengan jajaran dosen Program Studi Animasi. Pertemuan ini bertujuan untuk mendiskusikan berbagai potensi kolaborasi, mulai dari pengembangan riset hingga sinkronisasi kurikulum berbasis kebutuhan industri.
Fokus utama dari kunjungan ini adalah menjembatani kesenjangan antara dunia akademik dan kebutuhan industri kreatif yang dinamis. Dalam diskusi tersebut, kedua belah pihak membahas bagaimana praktisi dari industri dapat memberikan pendampingan strategis bagi para pengajar untuk memperkaya materi instruksional di kampus.
FOUNDER & CEO EDUCA STUDIO, Andi Taru Nugroho, mengungkapkan bahwa kolaborasi ini akan menitikberatkan pada pertukaran pengetahuan yang berkelanjutan antara tim ahli perusahaan dengan para dosen Prodi Animasi Institut Seni Indonesia Yogyakarta.
“Kami tadi membahas tentang potensi kolaborasi yang beragam, salah satunya adalah untuk riset. Jadi dari industri, kami akan mengajak Prodi Animasi ISI Yogyakarta untuk riset bersama dan penerapan standarisasi terkait Animasi yang kekinian”, ujar Andi Taru Nugroho saat ditemui usai pertemuan.
Lebih lanjut, kolaborasi ini diharapkan dapat melahirkan proyek riset bersama yang inovatif, khususnya dalam pengembangan konten animasi edukasi. Dengan posisi EDUCA sebagai pendamping industri, para dosen di Prodi Animasi dapat mengintegrasikan standar teknologi dan tren pasar terbaru ke dalam proses pendidikan.
Pertemuan ini menjadi langkah awal bagi kedua pihak untuk menciptakan ekosistem pendidikan seni digital yang lebih kuat di Indonesia. Agenda ini rencananya akan ditindaklanjuti dengan penyusunan program kerja sama yang lebih teknis dalam waktu dekat. Rencananya akan kolaborasi terkait menghilirkan hasil riset dan akan di ajukan di Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi melalui link https://hiliriset.kemdiktisaintek.go.id (Humas)








